Bumblebee: Histori Si Kuning Mendarat ke Bumi

Disini Mbak akan review film keluarga tapi tetep bagus. Jeng.. Jeng.. Jeng.. BUMBLEBEE!!!

Film ini sudah tayang di bioskop-bioskop kesayangan kamu. Sejujurnya, Mbak pikir film ini bakal seberat dan se-kompleks film-film Transformers Universe sebelumnya. Tapi ternyata Mbak salah banget. Filmnya ringan dan lebih categorized ke film keluarga. Ya memang pas banget musim anak-anak libur sekolah.

Review ini ditulis berdasarkan pandangan dan asumsi dari Mbak sendiri. Tidak berniat untuk ofensif ataupun membuat salah paham. Untuk review yang lebih kompeten, silakan untuk mengunjungi website Rotten Tomatoes di https://www.rottentomatoes.com/m/bumblebee/

Kalau Mbak bilang sih, film ini prolog dari Transformers Universe. Bersetting di tahun 1980-an, tapi dari segi visualisasi gak jadul, kok.

Bercerita tentang Cybertron yang sedang perang antara Autobots dan Decepticons. Karena Cybertron akan hancur, maka Optimus Prime menyuruh para Autobots untuk mencari planet lain sebagai markas dan tempat berlindung.  Entah kenapa, si Bumblebee menuju ke bumi untuk berlindung. Namun, sayang banget ketahuan. Agar tidak dikejar Decepticons lagi, Bumblebee akhirnya berubah jadi VW Beetle dan bersembunyi di tempat rongsokan.

Kemudian, gadis muda yang tomboy Charlie Watson (diperankan oleh Hailee Steinfeld) yang memiliki kepribadian tertutup sejak sang Ayah meninggal dunia. Kemudian si Ibu nikah lagi, tapi si Charlie nggak bahagia sehingga dia merasa muak dengan kehidupan.

Gak lama dia ketemu dengan VW Beetle ini dan tertarik untuk membeli mobil itu untuk hari ulang tahunnya. Dan setelah diperbaiki sana-sini, VW Beetle ini akhirnya bisa nyala dan dimulailah petualangan mereka berdua, dari mereka berkenalan, Charlie kaget karena ternyata mobilnya bisa hidup, sampe mereka kejar-kejaran sama Decepticons. Seruuuuuuuu!!

Terakhir Mbak nonton Transformers: The Last Knight (2017), filmnya sungguh kompleks dan sulit dicerna dengan durasi film yang cukup lama. Sehingga sambil nonton disuruh mikir juga konfliknya akan gimana-kemana. Sebelumnya, Mbak udah underestimate sama film ini. Tapi ternyata, LUAR BIASA!!

Asumsi Mbak sih, Travis Knight belajar dari film sebelumnya, sehingga formula di film Transformers digunakan sangat sedikiiiiitt sekali. Ceritanya sungguh ringan dan mudah dicerna, berkisar konflik keluarga, keegoisan anak muda dan persahabatan. Mau bawa anak kecil juga, Mbak sih bilang boleh-boleh aja ya. Karena tidak ada adegan dewasa pada film ini. Jadi, amaaaaaannn sentosaaa…

Tapi untuk akting Hailee Steinfeld menurut Mbak masih bisa ditingkatkan kembali. Masih kurang menjiwai si Charlie Watson. Jadi membutuhkan improvement. Mungkin Mbak masih mikir bahwa si Penyanyi ini tiba-tiba main film haha. Jadi keinget Becky G yang tau-tau membintangi film Power Ranger.

Peran John Cena disini kurang greget. Pemanis doang dan gak bikin cerita berkembang. Jadi disini dia jadi Agent yang menjaga keamanan dan perdamaian negara.

Tapi menurut Mbak, John Cena kurang bermain dalam aktingnya sehingga terkesan biasa aja tuh.

Konfliknya oke banget, tapi kurang klimaks. Jadi memang bener-bener film ini ga se-njelimet dan se-kompleks film Transformers sebelumnya. Endingnya juga lumayan touchy dan emosional.

Tontonan ringan keluarga sih ini. Masih diacungi jempol 👍

PRO’S:

  1. Tontonan yang ringan dan termasuk film keluarga.

  2. Konflik dan Plot yang masih mudah dicerna.

  3. Visual Effect dan CGI yang eyegasm.

  4. Masih ada part yang lucu dan lucu banget, sangat entertaining

CON’S:

  1. Akting Hailee Steinfeld yang harus di improved.

  2. John Cena-nya kurang memainkan peran.

  3. Filmnya lumayan lama.

Akhir kata, film ini cukup memuaskan. Bisa jadi movie-lists buat kamu di akhir tahun ini. 🤩 Cheers!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *